Arsip Piksi-L

Tanggal Sebelumnya Tanggal Berikutnya Ulir Sebelumnya Ulir Berikutnya

Indeks - Tanggal   Indeks - Ulir Diskusi

[PIKSI-L] Fw: Detik.com Bubar ?

From "Heru Sunandar" <heru @ somewhere.in.the.world>
Date Wed, 18 Apr 2001 18:43:42 +0700
Cc <mjt @ somewhere.in.the.world>

http://www.bisik.com/FileStatis/beritadetail/20010416-21.asp
PHK atau Potong Gaji: Dua Opsi Detik.com pada Karyawannya
4/16/2001 4:18:05 PM  
  
JAKARTA. Situs Breaking News paling populer di tanah air, Detik.com, Senin [16/04] sore ini akan memutuskan opsi restrukturisasi yang beberapa pekan lalu sudah disosialisasikan kepada para karyawannya. Dua opsi tersebut adalah pemotongan gaji atau PHK.
Pioner perusahaan dotcom di Indonesia ini memberikan opsi restrukturisasi karena kesulitan keuangan [kecilnya revenue dari iklan yang masuk] dan kegagalan re-invest. Demikian ungkap sebuah sumber di detik.com yang tidak mau disebut namanya. Pihak manajemen Detik.com jauh-jauh hari memang telah mengumumkan bakal adanya restrukturisasi, kepada sekitar 170 karyawannya.

Masih menurut sumber, bahkan Induk perusahaan dari Detik.com, PT.Agranet Multicitra Sibercom [Agrakom] akan dijual, karena bisnisnya terus merugi. dan investornya, Techpacific.Com.mengancam tidak mengucurkan fresh capital lagi ke mitranya ini karena kondisi makro Indonesia yang dinilai tidak aman untuk berinvestasi. Untuk menyelamatkan bisnisnya, rencananya pihak Agrakom sudah memasang tarif US$ 25 juta ke M-Web perusahaan raksasa Afrika Selatan ini yang sebelumnya mengakuisisi Satunet.com dan Astaga.com. Namun sudah sejauh mana transaksi keduanya belum dapat diperoleh kepastian.

Beberapa personil detik.com yang tidak setuju dengan restrukturisai dilaporkan juga sedang mengalami "klik" di dalam dan terancam pecah. Saat dikonfirmasi mengenai rencana restrukturisasi beberapa personil Detik.com lebih memilih bukam. Budiono Dharsono, Pemred dan CEO detik.com yang beberapa kali dihubungi bisik.com belum bisa berkomentar.

Detik.com yang lahirnya diprakarsai oleh Budiono Dharsono dan Abdul Rahman dengan investasi awal 100 juta, dalam perjalanannya mengalami perkembangan yang cukup pesat, sampai pertengahan tahun 2000. Banyak pengamat bisnis mengatakan bahwa situs breaking news ini akan meraup keuntungan yang berlipat ganda, karena brand imagenya sebagai pioneer perusahaan dotcom.

Menurut catatan resmi yang dikeluarkan Budiono, Detik.com dengan konsep Breaking Newsnya yang mulai online sejak 9 Juli 1998 hingga pertengahan Juni 2000, telah menghasilkan page views 735.000/ hari, dan revenue, yang dulu cuma 7 juta perbulan, ditahun 2000 telah mengalami kenaikan pesat menjadi 535 juta perbulan. Namun pendapatan itu dinilai masih belum cukup untuk menambal biaya operasional yang semakin membengkak. Apalagi saat ini Detik.com sedang melakukan penetrasi bisnisnya ke jalur off-line dengan Koran cepatnya, Detik Siang dan Detik Sore.

Konsep bisnis off-line koran cepat dengan modal awal 300 juta, diharapkan mampu meraup fresh capital untuk menyokong operasional digital lifenya, Detik.com. Demikian diungkapkan Budiono saat launching Koran Detik beberapa waktu lalu. Untuk lebih efisien, Budiono juga tidak menambah SDM di Koran detiknya namun dengan memberdayakan SDM yang sudah ada di Detik.com untuk mengelola Koran Detik Siang dan Detik Sore.

Namun seiring dengan rontoknya saham dotcom di bursa Internasional, dan memburuknya situasi politik di tanah air. Detik.com mulai mengalami kesulitan keuangan. Menyusul portal besar "adik-adik"nya , Astaga.com, Satunet.com, dan Rileks.com yang sudah lebih dahulu melakukan penjualan portal [Astaga dan satunet dibeli oleh M-Web] dan restrukturisasi.

Efek snow ball runtuhnya perusahaan dotcom Indonesia tampaknya akan terus bergulir dan menerjang siapa saja. "Bisnis ini adalah bisnis marathon. Siapa yang punya nafas lebih panjang dialah yang akan menjadi pemenang." tegas Andrie Yapsir Presdir Praisindo Dotkom yang bulan Maret lalu juga telah merumahkan 50 persen karyawannya.[hep/ton] 
 


Yahoo! Groups Sponsor
www.debticated.com

----------
Piksi-L @ somewhere.in.the.world merupakan 'mailing-list' alumni asisten Piksi,
ITB, Indonesia.

Opini yang disampaikan di forum ini merupakan pendapat/sikap
pribadi, kecuali secara eksplisit dinyatakan lain, dan *sama sekali*
tidak berkaitan dengan kelembagaan Piksi ITB secara formal.

Untuk berhenti, kirim email ke piksi-l-unsubscribe @ somewhere.in.the.world
Pengelola Piksi-L: piksi-l-owner @ somewhere.in.the.world
Informasi Piksi-L: http://www.yahoogroups.com/group/piksi-l


Your use of Yahoo! Groups is subject to the Yahoo! Terms of Service.

 

Dihasilkan pada Thu Sep 22 18:41:54 2005 | menggunakan mhonarc 2.6.10