Arsip Piksi-L

Tanggal Sebelumnya Tanggal Berikutnya Ulir Sebelumnya Ulir Berikutnya

Indeks - Tanggal   Indeks - Ulir Diskusi

Re: [PIKSI-L] FW: [feui80] Cara nolong rakyat kecil

From "epsi" <epsi @ somewhere.in.the.world>
Date Thu, 31 May 2001 13:07:41 +0700

ini bagus sekali
alhamdulillah sebagian saya sudah melaksanakan dgn dasar pemikiran yg sama
saya bukan utk pamer, tetapi juga utk mengajak secara konkrit (jadi mudah2an
bukan sekedar meng-forward email saja)

salam
epsi



-----Original Message-----
From: Darwis Fadhli <darwis @ somewhere.in.the.world>
To: piksi-l @ somewhere.in.the.world <piksi-l @ somewhere.in.the.world>;
IASMA-BIRUGO @ somewhere.in.the.world <IASMA-BIRUGO @ somewhere.in.the.world>
Date: Thursday, May 31, 2001 11:39 AM
Subject: [PIKSI-L] FW: [feui80] Cara nolong rakyat kecil


>
>
>FYI,
>Mungkin boleh juga dibaca ....
>
>Subject: [ytisman3] Cara nolong rakyat kecil
>
>Saatnya mikirin rakyat kecil dengan tindakan
>Mungkin bisa dicontoh.... and lets do it, and do it your way.........
Sudah
>beberapa bulan ini gue perhatikan bahwa kehidupan di Jakarta semakin lama
>semakin sulit. Gue ngobrol sama banyak orang: supir taksi, satpam, tukang
>jual majalah, etc, etc-dan mereka semua mengeluhkan keadaan yang sama bahwa
>Jakarta semakin berat dan tampak sekali dari cara mereka bercerita bahwa
>mereka sudah sangat terjepit dengan kehidupan di sini.
>Selain tidak terdistribusinya uang dengan baik, juga memang keadaan politik
>yang tidak menentu cukup menyumbang banyak dalam hal ini. Alasan gue
menulis
>e-mail ini adalah untuk mengajak semua pihak untuk mulai memainkan peran
>kita untuk menjaga keseimbangan komunitas kita. Kalau bisa kita buat daftar
>di sini apa yang bisa kita lakukan untuk menolong orang kecil.
>Gue tidak bicara soal kita "menyumbang", karena urusan menyumbang adalah
>urusan pribadi. Tapi gue mau menolong orang kecil dengan cara menyatukan
>dengan kehidupan sehari-hari.
>Kita lakukan dengan cara membeli jasa mereka atau pun hasil produksi
mereka,
>ketimbang kita membeli dari rangkaian bisnis yang besar.
>Gue punya daftar, yang cukup mungkin untuk dilakukan (gue harap sepupu2
bisa
>menambahkan daftar ini sehingga bisa lebih panjang):
>
>1. Kalau beli majalah, jangan beli di dalam supermarket atau toko buku.
>Tetapi usahakan untuk membelinya dari kios pinggir jalan atau pun di lampu
>merah. Sehingga uang keuntungan akan masuk ke orang kecil.
>2. Kalau beli sayur-sayuran, mungkin bisa beli di tukang sayur yang
>lewat di rumah daripada beli di supermarket. Kebanyakan dari kita tidak ada
>di rumah pada saat tukang sayur lewat, tetapi bisa juga kita titipkan
dengan
>pembantu/tetangga. Agak lebih repot  sedikit, tetapi uangnya akan masuk ke
>orang kecil.
>3. Ada baiknya secara berkala, misalnya satu bulan sekali, kita panggil
>tukang nasi goreng/tukang sate yang lewat di depan rumah. Walaupun kita
>tidak terlalu ingin makan nasi goreng atau sate, tetapi boleh lah
>sekali-sekali membeli dagangan mereka.
>4. Sering kita berjalan-jalan dan mendapati beberapa orang berjualan
>kue, misalnya kue pancong, kue apem, dsb. Beli.
>Untuk kita uangnya tidak seberapa, tetapi untuk mereka akan sangat berguna.
>Tentu saja jangan keseringan, karena nanti kita juga bosen.
>5. Gue orang yang paling anti sama pembajakan, tetapi saat ini
>masalahnya udah lebih jauh daripada sekedar prinsip-prinsip dasar. Gue
mulai
>membeli VCD bajakan, karena dengan itu uang yg gue keluarkan akan dapat
>membantu si penjual (dan bukan masuk ke hollywood). Cara buruk untuk
>membenarkan pembajakan, tetapi: orang-orang kita sedang terpuruk dan ada
>agenda yg lebih penting untuk di selesaikan.
>6. Untuk yang cowok --> mungkin jika tidak terlalu pusing sama model
>rambut, ada baiknya mulai potong rambut di barbershop ketimbang di salon.
>Lumayan bisa menolong mereka.
>7. Kalau belanja, manfaatkan warung tetangga sebelah, supaya distribusi
>uang merata.
>8. Bayar telepon, listrik, air dsb, baiklah melalui SatPam ataupun
>siapa saja, nggak usah pakai transfer rekening, selain menambah tali
>silaturahmi dengan mereka, juga ada alasan untuk memberi tip tambahan.
>9. Promosi naik becak, ojek motor, angkot atau bis kota apabila aman,
>jangan kuatir kurang nikmat, ternyata jadi banyak teman ngobrol dijalan.
>10. Kurangi makan siang dari restoran dengan franchise, perbanyak
>makanan segar dari restoran biasa yang keuntungannya adalah benar-benar
>untuk penjual.
>11. Kalau ada teman sekantor atau tetangga yang menawarkan barang
>dagangan seperti sepatu/pakaian mainan anak2 dlsb, meskipun anda tidak
>membutuhkan atau tidak sesuai dengan selera belilah minimal satu buah. Bagi
>dia itu sangat berarti, itung-itung nambah silaturahmi anda dengan dia.
>12. Mencuci mobil tidak perlu ke bengkel cuci mobil yang notabene milik
>orang kaya, suruhlah anak tetangga yang miskin atau orang yang membutuhkan
>uang untuk mencucinya, tentu saja mungkin anda perlu mengawasi selama dia
>bekerja.
>13. Kalau anda punya kendaraan/mobil, ada baiknya anda juga punya montir
>panggilan langganan yang dapat diandalkan. Kalau kendaraan anda rusak atau
>perlu perawatan, bisa menggunakan jasa montir tersebut, daripada pergi ke
>bengkel besar.
>14. Kalau belanja di warung, atau beli buah dari pedagang kecil, naik
>bajaj, ojek atau
>15. Becak jangan nawar sampai semurah mungkin, kasih keuntungan yang
>lebih.  kalau kebetulan makan di restoran atau nginep di hotel, jangan
pelit
>pelit ngasih uang "Tip", biar orang kecil bisa dapet tambahan.
>16. Polisi "Cepek" atau pengemis...jangan ragu memberi uang...yang pasti
>kalau "orang minta...berarti butuh"..itung itung amal jariah.
>
>Perhatikan saudara dekat yang lagi susah, jangan ragu membantu.
>Sering2 sarapan di Mpok Betawi,... dan kalau ada penyemir sepatu,.. semir
>lah untuk bantu uang sekolah,.. dan jangan lupa untuk kasih makan
>sekalian,..
>Kalau di dalam mailing list ini ada 30 orang yang tinggal di Jakarta,
>rasanya uang yang turun ke bawah cukup lumayan. Jika kita beli nasi goreng
>seharga 4000 rupiah satu kali sebulan, maka uang yang kita "berikan" ke
>orang kecil sudah mencapai 120 ribu sebulan-itu hanya dari urusan nasi
>goreng. Gue rasa kalau kita membiasakan diri untuk melakukan ini, maka
>mudah-mudahan secara perlahan kita bisa menyeimbangkan distribusi uang ke
>bawah. Atau jika itu terlalu muluk-paling tidak kita sudah memainkan peran
>kita untuk menolong orang kecil.
>
>=====================================================================
>
>
>----------------------------------------------------------
>
>
>----------
>Piksi-L @ somewhere.in.the.world merupakan 'mailing-list' alumni asisten Piksi,
>ITB, Indonesia.
>
>Opini yang disampaikan di forum ini merupakan pendapat/sikap
>pribadi, kecuali secara eksplisit dinyatakan lain, dan *sama sekali*
>tidak berkaitan dengan kelembagaan Piksi ITB secara formal.
>
>Untuk berhenti, kirim email ke piksi-l-unsubscribe @ somewhere.in.the.world
>Pengelola Piksi-L: piksi-l-owner @ somewhere.in.the.world
>Informasi Piksi-L: http://www.yahoogroups.com/group/piksi-l
>
>
>Your use of Yahoo! Groups is subject to http://docs.yahoo.com/info/terms/
>
>


----------
Piksi-L @ somewhere.in.the.world merupakan 'mailing-list' alumni asisten Piksi,
ITB, Indonesia.

Opini yang disampaikan di forum ini merupakan pendapat/sikap
pribadi, kecuali secara eksplisit dinyatakan lain, dan *sama sekali*
tidak berkaitan dengan kelembagaan Piksi ITB secara formal.

Untuk berhenti, kirim email ke piksi-l-unsubscribe @ somewhere.in.the.world
Pengelola Piksi-L: piksi-l-owner @ somewhere.in.the.world
Informasi Piksi-L: http://www.yahoogroups.com/group/piksi-l
 

Your use of Yahoo! Groups is subject to http://docs.yahoo.com/info/terms/ 


 

Dihasilkan pada Thu Sep 22 18:42:00 2005 | menggunakan mhonarc 2.6.10